Satpol PP Kota Sukabumi menggelar sosialisasi tentang bahaya rokok ilegal di SMP Negeri 3 Sukabumi pada Rabu (24/9). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap dampak negatif konsumsi rokok ilegal, baik bagi kesehatan maupun perekonomian negara.
Kepala Satpol PP Kota Sukabumi dalam sambutannya menjelaskan bahwa rokok ilegal tidak hanya merugikan negara karena tidak membayar cukai, tetapi juga berbahaya bagi kesehatan karena tidak melalui pengawasan standar mutu. "Kami ingin generasi muda memahami bahwa rokok ilegal mengandung bahan-bahan berbahaya yang tidak terkontrol. Selain itu, membeli rokok ilegal sama saja dengan mendukung praktik perdagangan gelap," tegasnya.
Sosialisasi diikuti oleh ratusan siswa dengan antusias. Petugas Satpol PP memaparkan materi tentang cara mengenali rokok ilegal, ciri-ciri kemasan yang tidak memenuhi standar, serta dampak kesehatan yang dapat ditimbulkan. Siswa juga diajak untuk menjadi agen perubahan dengan menyampaikan informasi ini kepada keluarga dan teman-teman di lingkungan sekitar.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab interaktif. Banyak siswa yang aktif bertanya tentang bagaimana cara membedakan rokok legal dan ilegal, serta langkah-langkah yang harus dilakukan jika menemukan penjualan rokok ilegal di sekitar mereka.
Guru pendamping mengapresiasi inisiatif Satpol PP dalam memberikan edukasi sejak dini. "Ini merupakan langkah preventif yang sangat baik. Dengan pemahaman yang benar sejak remaja, diharapkan siswa dapat terhindar dari bahaya rokok ilegal dan menjadi generasi yang lebih sehat," ujar salah satu guru.
Satpol PP Kota Sukabumi berkomitmen untuk terus melanjutkan program sosialisasi ini ke sekolah-sekolah lainnya. "Kami akan menjadwalkan kunjungan ke berbagai sekolah di Kota Sukabumi. Edukasi dini merupakan investasi terbaik untuk melindungi generasi muda dari bahaya rokok ilegal," tambah Kepala Satpol PP.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap bahaya rokok ilegal semakin meningkat. Kolaborasi antara Satpol PP, sekolah, dan masyarakat dinilai krusial dalam memerangi peredaran rokok ilegal di Kota Sukabumi.